Posted by: alfarizyman | June 21, 2009

ILMU-HARTA

“Carilah ilmu hingga ke negeri Cina”

“Carilah ilmu dari mulai buaian ibu sampai dengan ke liang lahat”

“Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslimin dan muslimat”

Kata-kata tersebut merupakan kalimat perintah dan juga menegaskan kepada kita betapa pentingnya ilmu itu di kalangan kaum muslimin.

Seberapa pentingkah ilmu sehingga membuat nabi sulaiman pun lebih memilih ilmu ketimbang harta yang luar bias banyaknya.

Beberapa perbandingan ilmu dengan harta:

Untuk menyimpan harta kita membutuhkan brangkas, sedangkan ilmu kita hanya butuh sebuah otak.

Artinya ilmu itu tidak akan menyusahkan pemiliknya kita tidak akan direpotkan oleh kegiatan memikirkan dan mencari tempat yang aman untuk menyimpan ilmu kita.

Saya belum pernah dengar orang bilang “tolong…. tolong ada yang maling ilmu saya!!! sepertinya saya akan bodoh”

“Memberi lebih baik daripada menerima” istilah itu lebih mudah diimplementasikan dengan ilmu dibandingkan dengan harta.

Karena ilmu yang kita miliki tersimpan di “dompet otak” yang tidak akan pernah “ketinggalan”, kita bisa dengan mudah mengeluarkannya. Sangat berbeda dengan dompet yang terselip dikantong belakang levis kita, terkadang kita bisa lupa membawanya bahkan lupa dengan tempat kita meninggalkannya.

Dibutuhkan banyak otot-otot yang berkualitas untuk membawa beribu-ribu keping emas, tapi hanya dibutuhkan satu orang manusia yang masih hidup untuk membawa beribu-ribu ilmu.

Bukan hanya ketika menyimpannya harta juga akan merepotkan manakala akan dipindahkan, membuat pemiliknya capek dan berkeringat.

Einsten yang katanya merupakan orang tercerdas di bidangnya waktu itu dan pastinya memiliki pengetahuan yang sangat banyak tidak pernah mengeluh kecapean membawa pengetahuannya itu kemana-mana.

Harta jika diberikan maka akan habis, tetapi ilmu jika dibagikan malah makin bertambah

ketika kita memberikan ilmu yang kita miliki kepada orang lain, kemudian ia menanyakan sesuatu yang tidak jelas pada ilmu yang kita sampaikan maka besar kemungkinan kita akan berusha untuk mencari jawabannya dan secara tidak sadar ilmu kitapun akan bertambah berkat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan orang itu.

itulah alasan mengapa ketika ilmu terus dibagikan maka ilmu kita akan bertambah secara sendirinya.

Salah satu contoh tokoh yang terkenal karena kekayaan hartanya adalah fir’aun

Salah satu contoh tokoh yang terkenal karena kekayaan ilmunya adalah Ibnu Shinna

Bahaya yang paling mengerikan dari kebanyakan harta adalah cinta dunia dan hal ini akan menimbulkan ketidak puasan akan jumlah harta yang dimiliki si pemilik tersebut. Mungkin masalah ini hanya hinggap di beberapa hati segelintir orang saja, tapi walaupun hanya segelintir akibatnya akan sangat terasa bagi orang lain. Contohnya kasus korupsi yang merajalela di Negeri ini, rakyat secara langsung merasakan kesengsaraan dari ulah-ulah yang dibuat oleh para pejabat-pejabat Negara yang kurang beragama ini.

“padi makin berisi akan makin menunduk” itulah efek yang biasanya akan diterima oleh si pemiliknya, rasa rendah hati sekaligus ketidak puasan akan ilmu yang telah ia peroleh.

Memang seorang muslim yang yang kayaraya itu dianjurkan oleh Rasulullah tapi seorang mulsim kaya yang dermawan, mau mengeluarkan hartanya untuk kepentingan Ummat bukan muslim kaya yang pelit.

Menurut penulis yang mungkin baik adalah menjadi seorang muslim yang berilmu lalu kaya  atau seorang muslim yang kaya lalu berilmu atau seorang muslim yang berilmu sambil kaya (maksude opo iki?)

Maksudnya adalah kita berharta banyak tapi juga tetap menjadi padi yang berisi, dan secara tidak langsung akan membuat kita sadar akan kedudukan kita sebagai hamba Allah SWT.


Responses

  1. Subhanallah yach…

    Maman…Maman…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: